perihal celana, asu, batu dan pak polisi

kepada joko pinurbo

sebelum senja mengibarkan sarung-sarungnya
orang-orang berkumpul di halaman

tiba-tiba, asu melompat keluar dari jendela
sambil menggigit dan membawa lari celana masa kecilku

“asu! asu! dia maling celana masa kecilku!”
orang sekampung geger
mereka masuk dapur, mengambil botol dan panci
menabuhnya
mengejar asu

tapi asu sudah terlanjur hilang
ia telah lama melesat masuk batu
menuju negeri masalalu, bermain bersama ibu dan masa kecilku

“asu, asu! itu celana warisan bapakku!”
aku menangis sejadi-jadinya, membayangkan bapak misuh-misuh dalam kuburnya

kutelpon polisi
melaporkan celanaku yang dicuri asu

“kami sibuk! sana beli celana baru. asu!”

2012

Comments