Kepulangan Kelima

1
Melewati depan rumahmu,
lampu desa yang remang mengejekku
halimun turun perlahan
menjadi selimut sepi yang menakutkan
membawa lari
rinduku pada perjumpaan

Seperti jalan protokol pukul 10 pagi di Kuala Lumpur
Kau berkejaran, hingar bingar di kepalaku

Ini adalah kepulangan kelima
sejak tumbuh jakunku dan mulai bersemi kumisku
sejak takdir remaja desa
mewajibkan kami yang belia, merantau
mencari makan di tanah orang Lanjutkan membaca